Kab. Pasuruan dari Waktu ke Waktu

KABUPATEN PASURUAN DARI WAKTU KE WAKTU

– Berkah Jalan Tol, Kabupaten Pasuruan Raup Investasi Rp 15 Triliun.
Pembangunan jalan tol di Kabupaten Pasuruan berdampak langsung pada melambungnya investasi. Tahun 2015, investasi yang masuk ke daerah ini mencapai Rp 15 triliun. (finance.detik.com, Desember 2015)

– Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Gempol-Pandaan, di Gerbang Tol Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (12/6/2015). Jalan tol sepanjang 13 kilometer ini diharapkan mampu mengurai simpul kemacetan di jalan eksisting Surabaya-Malang. (Kompas.com, jum’at 12 Juni 2015)

– Sebanyak 80 perusahaan di Jawa Timur mendapat persetujuan penangguhan UMK th.2015 dari Gubernur Jawa Timur. Perusahaan di Kabupaten Pasuruan mendapat persetujuan penangguhan UMK paling banyak yaitu dengan jumlah 25 perusahaan, selanjutnya Kabupaten Sidoarjo dengan 20 perusahaan. (JTV, jum’at 06 Februari 2015)

– Dalam ajang Otonomi Awards 2014 yang digelar oleh The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP), di Empire Palace Surabaya, Rabu (26/11/14) Kabupaten Pasuruan meraih penghargaan Bidang Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Pendidikan Terbaik se-Jawa Timur, yang langsung diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, kepada Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf. (http://www.pasuruankab.go.id, kamis, 27 November 2014)

– Dalam Pemilihan Presiden tahun 2014 pasangan Prabowo – Hatta unggul dari rivalnya Jokowi – Jusuf Kala di 21 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Hal itu terlihat dari hasil sidang pleno rekapitulasi yang digelar oleh KPU Kabupaten Pasuruan, Rabu (16/7/2014). Berdasarkan data yang didapat pasangan yang diusung oleh Koalisi Partai Gerindra, PKS,  PAN, PPP, Golkar dan PBB yakni Prabowo – Hatta memperoleh sebanyak 474.725 suara, sedangkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla mendapat sebanyak 344.930 suara dengan jumlah total suara sah sebanyak 571.889 suara dan suara tidak sah sebanyak 8.377 suara. Prabowo – Hatta unggul di 21 kecamatan, yakni Kecamatan Purwodadi, Tutur, Puspo, Lumbang, Pasrepan, Kejayan, Wonorejo, Purwosari, Sukorejo, Gondangwetan, Pandaan, Gempol, Beji, Bangil, Rembang, Kraton, Pohjentrek, Winongan, Nguling, Rejoso, dan Tosari. Sedangkan Pasangan Jokowi-Kalla hanya unggul di 3 kecamatan yakni Kecamatan, Prigen, Grati dan Lekok.(www. wartabromo.com, rabu, 16 Juli 2014)

– Pada tahun 2014 Kabupaten Pasuruan gagal memperoleh penghargaan Adipura, Menurut Abdul Munif, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Pasuruan, “Kita sudah dapat informasi dari pusat kalau Kabupaten Pasuruan tidak menerima Adipura tahun ini. Sepertinya kita kurang dalam kebersihan pasar, pemukiman dan masih banyaknya sampah yang berserakan di sekitar wilayah Bangil” ujar Munif pada wartabromo, Rabu (4/6/2014). Kendati gagal meraih Adipura, Kabupaten Pasuruan masih bisa berlega hati lantaran ada 5 wakil sekolah yang menerima penghargaan Adiwiyata, yakni, 2 sekolah Adiwiyita Mandiri, dan 3 Sekolah Adiwiyata Nasional.Untuk Adiwiyata Mandiri diraih oleh SDN I Nongkojajar dan SMAN 1 Gondangwetan. Sedangkan peraih predikat sekolah adiwiyata nasional didapatkan oleh SMPN 3 Bangil, SMPN 2 Pandaan, serta SMAN 1 Purwosari. (www. wartabromo.com, rabu, 04 Juni 2014)

– Pada hari sabtu, tanggal 15 Maret 2014 untuk pertama kalinya diadakan event Jawa Pos Cycling Bromo 100 Km, yang mengambil start di Surabaya dan finish di Wonokitri, Tosari. Karena beratnya medan, banyak peserta yang harus menuntun sepedanya, beberapa bahkan mengalami kram, tapi begitu tiba di puncak, mereka puas bisa menikmati tanjakan di salah satu gunung berapi terindah di dunia. Seumur hidup saya bersepeda, ini adalah tanjakan paling indah yang pernah saya lintasi. Saya hidup di Italia dan saya mencoba rute balapan Giro d’Italia di Pegunungan Alpen, Bromo adalah yang terindah,” kata cyclist Italia Alberto Boz begitu sampai di garis finis. (jawaposcycling.com, minggu, 16 Maret 2014)

– Pada hari sabtu, tanggal 15 Maret 2014 diresmikan sebuah Mushola di kawasan wisata Penanjakan, Tosari seluas 81 m2 yang berdiri di atas tanah seluas 1.800 m2. Mushola ini dibangun oleh Bank Syariah Mandiri (BSM) bekerja sama dengan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). (harian radar bromo, sabtu, 15 Maret 2014)

– Selama tahun 2014 total Alokasi Dana Desa (ADD) untuk 341 desa di Kabupaten Pasuruan mencapai Rp 53.439.517.260 atau mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yakni Rp. 43.457.934.175. ADD sendiri berasal dari bagian dana perimbangan keuangan pusat dan daerah yang diterima oleh Kabupaten Pasuruan sebesar paling sedikit 10%, dan bersumber dari DAU (Dana Alokasi Umum) dikurangi belanja pegawai, serta bagi hasil pajak dan sumber daya alam. (www. wartabromo.com, kamis, 13 Maret 2014)

– “Jagongan Padang Howo” yang menjadi inovasi Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf untuk dapat mengenal masyarakatnya secara langsung, semakin lama semakin berasa istimewa. Setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Beji dan Tutur, Irsyad Yusuf kembali menyapa warga untuk yang ketiga kalinya, Jum’at (28/02) lalu. Kali ini, dipilihlah Balai Desa Jeruk Purut, Kecamatan Gempol, sebagai tempat pelaksanaan. (107fm.pasuruankab.go.id, senin 03 Maret 2014)

– Per 1 Januari 2014, kantor Kecamatan Pandaan yang baru resmi beroperasi, Kepala Dinas Cipta Karya, Hanung Widya Sasangka menyebutkan, pembangunan kantor Kecamatan Pandaan sendiri dilaksanakan sejak 16 Mei – 12 Oktober 2013 lalu, dan menelan anggaran APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Pasuruan sebesar Rp 2,679 milliar lebih. (pasuruankab.go.id, rabu 5 Februari 2014)

– Dari Acara Investment Award Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan pada hari Kamis, 23 Januari 2014 di Gedung Grahadi Surabaya, Kabupaten Pasuruan mendapat 3 Penghargaan :
1. Kabupaten Pasuruan, Terbaik I pada Aspek Kinerja Investasi,
2. PT Nestle Indonesia sebagai PMA Pemenang Terbaik I,
3. PT Meiji Indonesia sebagai PMA Pemenang Terbaik II

– Pemkab Pasuruan menyiapkan anggaran tahun 2014 sebesar Rp 600 juta khusus untuk alun-alun Bangil. Hal itu seperti yang dikatakan Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf, saat meninjau kondisi terkini Alun-alun Bangil, Rabu (22/01) siang. Menurutnya, Pemkab Pasuruan akan mengembalikan Alun-alun Bangil sebagaimana fungsinya sebagai Jantung Kota, yakni selain sebagai pusat refreshing keluarga, juga akan dijadikan sebagai lahan hijau, taman bermain bagi anak-anak, area jogging serta sebagai lapangan olahraga dan tempat berlangsungnya upacara. (107fm.pasuruankab.go.id, rabu 22 Januari 2014)

– Pada hari Kamis, tanggal 09 Januari 2014, DPRD Kabupaten Pasuruan menyetujui untuk menjadikan Kecamatan Bangil sebagai ibukota Kabupaten Pasuruan. “Kemarin baru saja disetujui DPRD. Selanjutnya, akan segera ditindaklanjuti ke pusat melalui Gubernur Jawa Timur,” kata Irsyad Yusuf, Bupati Pasuruan, Jumat (10/01/2014). (surabaya.tribunnews.com, 10 Januari 2014)

– Pada tahun 2014, perbaikan infrastruktur jalan dianggarkan Rp. 260 miliar dari total APBD 2,175 triliun, berarti mendapat porsi 11,95 % dari APBD Kabupaten Pasuruan.(pasuruankab.go.id, 08 Januari 2014)

– Setelah selama ratusan tahun Kelurahan Kidul Dalem menempati urutan teratas jumlah penduduk di Kecamatan Bangil, akhirnya pada tahun 2013 posisi teratas diambil alih oleh Kelurahan Pogar dengan jumlah penduduk 10.410 jiwa sedangkan Kidul Dalem 10.357 jiwa. (BPS Kabupaten Pasuruan, tahun 2015)

– Pada bulan Desember 2013 ada 5 sekolah di Kabupaten Pasuruan yang menerima sertifikat Adiwiyata tingkat nasional dari Kementrian Pendidikan dan Kementrian Lingkungan Hidup, kelima sekolah tersebut adalah SMAN 1 Bangil, SMAN 1 Pandaan, SMKN 1 Purwosari, SMPN 2 Winongan dan MAN Bangil. (suara pasuruan fm, 4 Januari 2014)

– Sebanyak 120 mobil dari berbagai club di Jatim meramaikan ajang rally wisata bertajuk Bromo on Fire Touring yang diselenggarakan selama 2 hari berturut-turut tanggal 14-15 Desember 2013. Rally wisata keluarga ini sekaligus menyuguhkan potensi kekayaan alam dan pariwisata di Kabupaten Pasuruan. Mengawali keberangkatannya dari Gedung Grahadi, Surabaya, para peserta rally diajak berkeliling ke kawasan wisata pegunungan di Tretes, Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan. Sejumlah tempat wisata, seperti Finna Golf & Country Club Resort, Taman Safari Indonesia (TSI) II, Agrowisata apel dan durian di Nongkojajar, serta Puncak Penanjakan di Gunung Bromo disambangi para peserta rally wisata. “Wisatawan sudah tidak asing lagi dengan kawasan wisata Gunung Bromo yang menjadi salah satu panorama sunrise terbaik didunia selain di Gunung Fuji, Jepang, namun wisatawan ini tidak banyak yang mengetahui bahwa view point Puncak Penanjakan berada di wilayah Kabupaten Pasuruan” kata Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf. (sindonews, senin 16 Desember 2013)

– Pembangunan Gapura Selamat Datang di Alun-Alun Bangil pada bulan Desember 2013 menghabiskan dana Rp. 250.000.000,-

– Mangga Gadung Klonal 21 milik Kabupaten Pasuruan berhasil menerima penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara Tahun 2013, setelah menjadi juara dalam Lomba Agribis Holtikultura Tanaman Buah Mangga Tingkat Nasional. Penghargaan bergengsi di bidang pertanian itu diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Boediono, di Istana Wakil Presiden Republik Indonesia Jakarta, Kamis (28/11/2013) lalu, dan diterima oleh Slamet Yakob, Ketua Gapoktan  Tani Makmur Sentosa, Kecamatan Rembang.

– Kabupaten Pasuruan menjadi tuan rumah Jatim Travel Mart III/2013, ajang pertemuan pelaku wisata di Jawa Timur dengan pelaku wisata dari seluruh Indonesia, 20-22 November 2013. Menurut salah satu peserta Nopri Aries, pemilik Wesly Tour and Travel saat sesi dialog dirinya merasa kecewa dengan kondisi objek wisata Puncak Tretes di Kecamatan Prigen. Menurutnya, dari sejak dulu tidak ada perubahan pembangunan di lokasi wisata pegunungan itu. “Dari sejak 1997, 2011 dan tahun ini saya bandingkan, Wisata Tretes cuma gitu-gitu aja. Fasilitas, seperti hotel juga tidak ada yang baru,” terangnya. Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf menanggapi kritikan para peserta mengaku senang, bisa mendapatkan saran dan masukan dari para peserta. Dirinya benjanji akan segera menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Kedepan, dia berharap keberadaan BPPD mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Pasuruan secara berjenjang. (tribunnews.com, rabu 21 Nov 2013)

– Bertempat di Alun-Alun Bangil, hari sabtu tanggal 09 November 2013, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mencanangkan Gerakan Bangil Bersih sebagai momentum mengembalikan Kota Bangil yang bersih dan menjadikan kota yang pantas mendapatkan penghargaan Adipura.

– Pada hari selasa, tanggal 8 Oktober 2013 bertempat di Taman Candra Wilwatikta, Pandaan, Jamaah Ishari Kabupaten Pasuruan memecahkan Rekor MURI sebagai pemukul rebana atau peserta hadrah terbanyak di Indonesia dengan jumlah 10.084 jamaah.

– Pada tanggal 11-13 September 2013 diselenggarakan Festival Majapahit Internasional 2013 di Taman Budaya Chandra Wilwatikta Pandaan yang diikuti oleh 9 negara yaitu India, Malaysia, Filipina, Thailand, Myanmar, Singapura, Laos, Kamboja dan tuan rumah Indonesia.

– Pada hari minggu, tanggal 1 September 2013 untuk pertama kalinya diselenggarakan acara Bromo Marathon di Kecamatan Tosari. Sebanyak 967 peserta dari 25 negara mengikut acara yang dilepas oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf. Menurut Bupati acara Bromo Marathon ini akan dijadikan kegiatan tahunan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kecamatan Tosari.

-Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan terpilih, Irsyad Yusuf dan Riang Kulup Prayuda, resmi dilantik sebagai Kepala Daerah Kabupaten Pasuruan periode 2013-2018 pada hari selasa, tanggal 09 Juli 2013.

– Jalur Kereta Api Surabaya-Bangil-Malang dibangun pada tahun 1879 (kompas tv, “bab yang hilang”, selasa 11 Juni 2013)

– Air Umbulan mempunyai kualitas yang lebih bagus jika diminum langsung daripada harus dimasak lebih dulu. (surya, rabu 29 Mei 2013)

– Bunga Sedap Malam yang ditanam di Kecamatan Rembang, Pasuruan memiliki kualitas yang lebih bagus daripada yang ditanam di wilayah Batu, Malang.

– Saat ini (20 April 2013), sedang berlangsung pembangunan 3 ruas jalan tol di Kabupaten Pasuruan, yaitu : 1. Ruas Porong-Kejapanan-Gempol, 2. Ruas Gempol-Pandaan dan 3. Ruas Gempol-Pasuruan.

– Penduduk Tosari lebih banyak minum kopi daripada air putih. (metro tv – “360”, 23 Maret 2013)

– Dari 86.000 peternak sapi di Jawa Timur, 34.000 peternak berada di Kabupaten Pasuruan. (harian surya, data tahun 2012)

– Angka indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Pasuruan pada tahun 2010 adalah 67,57 menempati peringkat 29 dari total 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. (BPS Kabupaten Pasuruan)

– Jumlah penganut agama islam di Kabupaten Pasuruan tahun 2010 sebesar 1.483.035 atau 98,05 % dari total jumlah penduduk. (BPS Kabupaten Pasuruan)

– Jumlah Penduduk Kabupaten Pasuruan pada tahun 2010 adalah terbesar nomor 6 di Jawa Timur setelah Kota Surabaya, Kabupaten Malang, Kabupaten Jember, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Banyuwangi.

– Lebih jauh jarak dari Gempol ke Tosari daripada dari Gempol ke Kota Jombang.

– Jumlah penduduk Kabupaten Pasuruan lebih banyak daripada gabungan penduduk Kab. Situbondo dan Kab. Bondowoso.

– Jumlah penduduk desa Kejapanan lebih banyak daripada jumlah penduduk Kecamatan Tosari.

– Sebelum mengeluarkan lumpur panas di tahun 2006, PT Lapindo Brantas berkode area (0343 ) – Pasuruan.

– Menteri BUMN, Dahlan Iskan penah 2 kali berkunjung ke Bangil,  pada saat acara Parade Becak Hias di tahun 2005 dan Bangkodir Fair tanggal 11 September 2005.

– Sukorejo adalah satu-satunya kecamatan yang mempunyai 2 stasiun kereta api di Kabupaten Pasuruan.

– Pada tahun 1972 sudah diadakan Festival Ramayana Internasional di Candra Wilwatikta, Pandaan dengan mengundang beberapa negara antara lain : India, Thailand, Burma, Philipina dan Malaysia.

– Pada tahun 70-an nama Karesidenan di wilayah Godang Wetan adalah Keboncandi.

– Pada tahun 1953, ada 337.340 orang yang berangkat dari Stasiun Bangil, kalau dirata-rata ada sekitar 924 orang tiap hari yang berangkat dari Stasiun Bangil, sebuah angka yang besar & pastinya Stasiun Bangil sangat ramai pada waktu itu. (www.studiegroep)

– Pada waktu Agresi Militer Belanda I bulan Juli 1947, Bangil menjadi lahan pertempuran yang sengit, Pasukan Belanda mengirimkan persenjataan lengkapnya, sejumlah tank Amtrac terlihat memasuki kota Bangil. sejumlah sarana dan fasilitas umum menjadi sasaran penghancuran. Jembatan segok, gardu listrik PLN, pabrik tenun Kancil Mas tidak bisa terhindar dari serangan dan kehancuran. Tetapi untungnya Jembatan Kedung Larangan (dekat Masjid Manarul) terhindar dari serangan karena dijaga oleh beberapa personil. (www.europeana.eu)

– Pada tahun 1928 Ibukota Karesidenan dipindah dari Pasuruan ke Malang

– Kota Lawang pada tahun 1897 termasuk dalam Kabupaten (Afdeelingen) Bangil, secara lebih spesifik beberapa Desa di Lawang yang termasuk dalam Kecamatan (District) Poerworedjo, Kabupaten (Afdeelingen) Bangil adalah Lawang, Kalirejo, Ketindan, Turirejo, Sumber Ngepoh, Mulyorejo, Wonorejo dan Sumber Porong. Pada saat Kabupaten Bangil bergabung dengan Kabupaten Pasuruan pada tahun 1930 beberapa desa di Lawang ini masih termasuk dalam wilayah Kabupaten Pasuruan, tetapi gak tahu karena alasan apa setelah merdeka ikut dalam wilayah Kabupaten Malang. Bukan hanya kehilangan Kota Lawang Kabupaten Pasuruan juga kehilangan Gunung Batok yang terletak di lautan pasir Bromo serta sebagian wilayah di sekitar Sungai Porong di Gempol.

-Bendungan Bekatjak, Kolursari, Bangil, selesai dibangun sekitar tahun 1894. Bendungan ini merupakan salah satu bendungan yang dibangun pada jaman Belanda bersamaan dengan 3 bendungan yang lain di wilayah Pasuruan bagian barat. Bendungan memperoleh air dari berbagai sungai kecil yang menyediakan empat saluran / bendungan utama.
Pategoewan adalah bendungan utama pertama yang mengambil air dari sungai Winong dan mengalir ke dataran dengan kemiringan sedang namun berbukit-bukit.
Hal yang sama juga terjadi pada Bendungan Bekatjak yang pengambilan airnya dari sungai Kedoeng Larangan. Dua bendungan utama yang lain adalah Bendungan Kepoeloengan yang mengambi air dari Sungai Pategoewan (pada wilayah yang lebih rendah) dan Saluran Tanggoel yang mengambil air dari Sungai Djogonalan, Sungai Djogonalan mendapat aliran air dari Sungai Wangi, Komissik dan Kedondong, selanjutnya mengalirkan airnya ke Kedoeng Larangan dengan sudut kemiringan paling tinggi dibanding keempat saluran yang lain. Bendungan Bekatjak mengaliri wilayah paling luas dibanding bendungan yang lain yaitu seluas 6.900 hektar, Bendungan Pategoewan seluas 5.000 hektar, Kepoeloengan seluas 610 dan Tanggoel 1.900 hektar.
Ada yang mengatakan nama Bekacak berasal dari kalimat “wis bek’a cak banyune”
(Tijdschrift van het Koninklijk Instituut van Ingenieurs, 1893-1894)

– Bangil pernah menjadi Kabupaten pada jaman Belanda.

– Pada tanggal 16 Mei 1878 diadakan upacara pembukaan jalur kereta api Surabaya – Pasuruan, sedangkan jalur kereta api Bangil – Malang dibuka pada tanggal 20 Juli 1879. (narrowgauge.nl)

– Pak Sakera adalah tokoh pejuang di awal abad ke-20 yang berasal dari Desa Raci, Bangil yang makamnya berada di Desa Bekacak, Kelurahan Kolursari, Bangil. (wikipedia)

– Sebelum kedatangan pasukan Untung Suropati, wilayah Bangil bernama Kedung Jati.

Recent Posts

  1. FILTER TDS NOL Leave a reply
  2. Peta Tretes Prigen Leave a reply
  3. Peta Pandaan Pasuruan Leave a reply
  4. Peta Pasuruan 2014 Leave a reply
  5. Peta Kabupaten Pasuruan 1940 1 Reply
  6. Peta Kabupaten Bangil 1897 Leave a reply
  7. Peta Kawedanan Bangil 1960 Leave a reply
  8. Peta Kawasan Industri PIER Pasuruan Leave a reply
  9. Peta Kab.Pasuruan 1974 Leave a reply